Berdamai dengan Keadaan Selama Masa Pandemic Covid-19

Sejujurnya, saya bukan tipikal orang yang betah kerja dari kantor, apalagi yang dari datang sampai pulang selalu berada di Kantor. Makanya, saya bahagia bekerja sebagai sales, yang dimana waktu bekerjanya tidak harus di Kantor, ibaratnya saya bisa kerja darimana saja asal bisa mendatangkan order buat Kantor.

Keadaan berkata lain, saat bulan Maret 2020 salah satu virus bernama Covid-19 datang ke Indonesia, khususnya Jakarta yang membuat saya harus kerja dari rumah. Tujuan kantor membuat saya kerja dari rumah, agar memutuskan mata rantai penularan dari virus tersebut, yang sampai hari ini belum ada vaksinnya.

Satu minggu pertama saya merasa tidak ada bedanya, hanya tidak bertatap muka langsung dengan teman-teman di Kantor dan juga klien. Karena sebelumnya memang sudah terbiasa berinteraksi lewat telephone, whats app, ataupun email. Hari kedelapan saya juga masih biasa saja, karena kerjanya bisa pakai celana pendek, tanpa mandi, dan bisa sambil berinteraksi dengan orang rumah yang sebelumnya susah sekali cari waktu bersamanya.

Setelah hampir tiga bulan kerja dari rumah, akhirnya saya harus berdamai dengan keadaan ini. Hal apa saja yang hampir membuat hidup saya tidak waras, dan bagaimana cara saya menyikapinya agar hidup tetap waras?


Pertama, kerja dari kasur. Sebelumnya, saya tetap mandi, berpakaian "agak" rapi agar tetap terasa kerjanya, membuat meja di ruang tamu sebagai meja kerja, tapi lama-lama saya bosan dan berakhir dengan bangun tidur langsung menyalakan laptop. Tidak lupa check kerjaan lewat whats app terlebih dahulu.

Apakah kerja dari rumah membuat semua pekerjaan berjalan cepat? Oh tidak pemirsa, seringnya sampai hampir tengah malam mata saya tetap melihat layar laptop, yang biasanya jam enam sore saya sudah siap-siap pulang. Terkadang, jam makan Siang juga jadi mundur, meski bisa bekerja sambil makan tapi tidak menikmati makanannya.


Kedua, sejak work from home, membuat waktu saya untuk menonton drama Korea semakin banyak, karena tidak ada jeda saat tiba-tiba bos lewat depan saya saat sedang menonton. Dan, beberapa judul drama Korea yang sebelumnya tidak bisa saya tonton, akhirnya dapat saya selesaikan dalam sehari. Saya pikir dengan waktu yang semakin banyak untuk menonton drama Korea, membuat hidup saya tetap waras, ternyata tidak, karena saya sudah dalam tahap stress serta bingung mau menonton drama Korea yang mana lagi. Hahaha.


Ketiga, saya niat membuat konten agar hidup tetap waras selama masa pandemic. Rencana tetaplah sebuah rencana, karena sudah tiga bulan kerja dari rumah, konten Instagram ataupun blog ya tetap saja seperti itu, tidak ada bedanya sama sekali. Ada yang sama dengan saya? Kalau sama toss dulu, deh!

Pada tanggal 23 Juni 2020 saya sudah mulai kerja dari Kantor kembali, meskipun masih terjadwal yang tidak setiap hari. Setidaknya dapat mengurangi rasa stress pada diri saya karena kerja dari rumah, dan tetap menjaga jarak dalam bekerja dari kantor dalam melaksanakan protokal kesehatan selama masa transisi ini, yang dapat dibilang sebagai new normal. Doa saya, semoga vaksin dari virus ini dapat segera ditemukan. Ada amin di sini?

8 comments

  1. AAAMIIIIN YA ALLAH VAKSINNYA CEPETAN DITEMUIN. Tapi Kak Oky, aku salfok ama fotonya. Aesthetic banget. Terus selain itu aku emang ngerasain kalo awalnya gaada yg beda sampe.akhirnya emuanya beda uhuy.

    ReplyDelete
  2. Ayo tetap waras! Kalau masih butuh banyak drama, mungkin bisa cek reviewnya di blogku #Promosi hahaha

    WFH memang nano-nano banget ya

    ReplyDelete
  3. Amiiin ya Rabbal alamin. Kalau di kantor saya malah sekarang dianjurkan Work From Home karena ternyata lebih efektif. Coz perusahaan kreatif

    ReplyDelete
  4. Aamiin.. akuh baru tau mas oky suka banget sama drakor, ahahay. Stay health ya semuanya

    ReplyDelete
  5. Saat merasa biasa saja menghadapi pandemi, ternyata tingkat stress kita meningkat tanpa kita sadari. Kalau ga dibikin santai bisa konslet kewarasannya.

    ReplyDelete
  6. aamiin.... berharap banget vaksin bisa segera ditemukan.

    aku justru kebalik fasenya, Ky. Di awal masa pandemi, justru kaya belum bisa terima harus beneran di rumah (padahal sehari2 aku juga lebih banyak di rumah). Kerjaannya ngeluh pengen cepet bisa jalan-jalan, dan jujur agak sulit membiasakan diri rumah ramai.

    Sekarang satu persatu orang rumah udah kembali kerja di kantor masing-masing, kecuali suami. dan aku baru mulai merasa bisa menikmati kondisi ini. akunya sih tetep masih dilarang keluar rumah.

    ReplyDelete
  7. Dimasa pandemi ini saya malah bekerja lebih ekstra dan super waspada. Seneng sih melihat banyak kantor yang paham akan kesehatan dan menjalankan WFH. Jangan lupa patuhi protokol kesehatan ya kak

    ReplyDelete
  8. Heuheuu~
    Aku uda kaya orangtua kalo komennya "Sehat-sehat selalu yaa, Ky..."
    Tapi dari lubuk hati yang terdalam, ku sungguh berdoa demikian. Agar yang kembali bekerja, tetap diberi kekuatan dan ketabahan.

    Kalau keluar rumah zaman new normal, aku jadi gak menemukan kebahagiaan gitu, Ky.
    Mendingan di rumahaja yaa..apalagi gak ada keperluan kek aku gini, hihii~

    ReplyDelete