Mengurangi Budget Jajan di Coffee Shop Untuk Kebutuhan Masa Depan, Yakin?

Akhir-akhir ini saya sering sekali pergi ke Coffee shop, baik itu untuk “me time”, menyelesaikan pekerjaan, ataupun sekadar menikmati suasana coffee shop. Terkadang, teman saya suka bilang, “Ingat tabungan, Ky, jangan dipakai untuk jajan terus!” sebenarnya siapa juga yang tidak ingat akan tabungan? Meskipun terkadang di awal bulan nabung, tapi dipertengahan bulan suka diambil lagi tabungannya. Hehehe.

Saya pribadi memang sudah memberikan budget untuk saya habiskan di Coffee shop, bukan hanya anak muda, saya juga suka melihat banyak keluarga yang main di Coffee shop. Seperti seorang Suami yang sambil menunggu Isterinya ke Salon, dia membawa main anak-anaknya di sana. Jadi, sekarang mengisi waktu libur bersama keluarga tidak harus ke tempat wisata, ya.


Pada hari libur Natal kemarin, saya sempat mampir di salah satu Coffee Shop yang berlokasi di Setiabudi. Saat saya sedang asyik membaca buku sambil mendengarkan lagu, ada bapak-bapak yang menghampiri seraya bertanya bangku di depan saya kosong atau tidak, dan saya jawab dengan anggukan saja.

Setelah beberapa lama kami saling diam dalam kesibukan masing-masing, bapak tersebut bertanya sama saya, “Masih kuliah, Mas?” saya jawab dengan senyuman, “Terlihat masih pantas untuk menjadi mahasiswa ya, Pak? Saya sudah bekerja.” Dan, obrolan kamipun berlanjut dengan pembahasan ngalor ngidul, dari tentang pekerjaan, coffee shop, sampai masalah pendidikan di Indonesia.


Ternyata seru, ya, bisa bicara dengan orang yang tidak pernah kita kenal sebelumnya. Karena orang tersebut tidak langsung judge gitu, Beb, dan dari sang bapak saya menjadi tahu, kalau sekarang sudah ada HappyEdu dari happyone.id. Apa, sih, HappyEdu tersebut? HappyEdu merupakan asuransi santunan pendidikan yang dapat memberikan perlindungan utama berupa santunan biaya pendidikan untuk anak, apabila orang tua dari anak tersebut meninggal dunia karena kecelakaan. Hebatnya lagi, kamu dapat menentukan sendiri biaya pertanggungan atau premi yang diinginkan.

Sayapun semakin sadar, sebagai manusia yang masih belum mempunyai anak. Kalau nanti sudah mempunyai anak, bukan hanya asuransi kesehatan saja yang harus saya siapkan, asuransi jaminan pendidikan anak pun harus disiapkan, ya. Mungkin, nantinya saya akan mengurangi budget jajan di Coffee shop untuk menyiapkan asuransi untuk anaknya sejak dini. Mengurangi budget jajan di Coffee shop untuk kebutuhan masa depan, yakin? Siapa tahu, kan, kalau 2019 nanti saya tahu-tahu menikah, dan langsung diberikan keturunan? Hihi.

14 comments:

  1. Wah, referensi baru buat main nih. Dan setuju sekali, sama keluarga gak harus ke tempat cakep atau tempat hist, yang seeperti ini juga oke. Karena kenangan baik itu bukan soal bukan di mana, tapi bersama siapa :)

    ReplyDelete
  2. jangan jajan keluar sih. jadinya hemat.

    ReplyDelete
  3. Umm, kayanya 2019 masihj panjang, mungkin banget tuuh...Oky nikah lalu istrinya langsung hamidun.
    Sukses, Oky.
    Buat nabungnya, buat masa depannya, buat jajannya dan buat jalan-jalannya.

    ReplyDelete
  4. Aamiin hihi.. siapatau ya 2019 ada kjutan2 tapi tetap ngopi shop pastinya ^^

    ReplyDelete
  5. gaya hidup kadang membuat kita lupa masa depan
    apalagi medsos membuat orang seolah "berlomba" menampilkan gaya hidup yg keren
    nongki di kafe2 kece....makan di resto instagramable dll
    padahal dalam kehidupan nyata hidupnya pas pasan
    setidaknya itu sih yg saya liat pada orang sekitar saya :(
    syukurlah Oki udah melek dengan masa depan
    semoga bisa menata masa depan dengan baik sesuai impian
    semoga bisa segera menikah
    punya anak dan menikmati hidup yang sesungguhnya

    ReplyDelete
  6. Sejak pindah ke kota kecil udah nggak pernah ke coffe shop, dan memang sekarang lagi fokus pada biaya pendidikan anak, soalnya biaya pendidikan setiap tahun selalu naik

    ReplyDelete
  7. Wihiiii aamiin aamiin

    Aku jarang jajan di coffee shop, soalnya gak ada yg ngajakin. Haha
    Mau ngajakin pun, cek dompet dulu. Duitnya lebih baik buat makan siang, hehe

    ReplyDelete
  8. Waah, aku doakan semoga beneran terkabul ya, doanya. Hehe

    Coffee shop memang asik, asik buat ngobrol juga buat ngabisin duit.
    Biasanya aku bagian yang gratisan aja. Haha

    ReplyDelete
  9. Kalo udah jd bapak nanti Mas Oky, relakan satu sesi ke coffee shop-nya. Uangnya buat bayar premi si adek aja. Hihi.

    ReplyDelete
  10. Proteksi berupa asuransi memang gak ada salahnya koq :D. Apalagi kalau jelas kan untuk apa. Mantap tuh kalau bisa ngurangin jatah jajan demi investasi :D.

    ReplyDelete
  11. Nah...jadi sadar duluan ya..hi2, jadi gak kebanyakan duduk di cafe..tapi terus berjuang untukembahagiakan istri dan anak kelak..makanya tujuan terarah dibanding jadi bujangan...


    Doa terbaik wajib diAmiinkan bareng2...

    Aamiin..

    ReplyDelete
  12. Ikut meng-aamiin-kan untuk dua kalimat terakhir tulisan di atas :)
    Iya, dipangkas budget ke coffee shop-nya, demi kebahagiaan masa depanmu. Bikin kopi sendiri di rumah aja :D

    ReplyDelete
  13. Iya banyak yang harus dimiliki ya sbg bentuk tanggung jawab seorang ayah, asuransi2 wajib punya ya :D
    Pengalaman pribadi aku agak nyesel pas msh blm nikah aku gk kumpulin aset sebanyak2nya haha :P kerja iya, eh duitnya kurang terjaga ngalir gak jelas. Moga2 Oky lbh baik dr aku, nyiapin segala sesuatunya sejak skrng :D

    ReplyDelete
  14. Huhuhuhu... Aku juga suka jajan coffee.. Tiap di kantor, jam sorean pasti udah ngegofood coffee. Postingan ini ngingetin lgi untuk nabung. Uang jajan coffee harus dikurangi, geser ke jajan emas. :D

    ReplyDelete