Satu Hari di Pasar Modern BSD, Bisa Makan Apa Saja?

Kalau ada teman yang mengajak jalan-jalan, saya pasti agak bingung jawabnya, karena saya bukan tipikal yang jalan-jalan untuk menikmati tempat wisata. Meskipun saya sangat suka pantai, dan sangat menikmati perkotaan. Saya akan sangat lebih bahagia kalau diajak makan, bercerita satu sama lain, dan tidak masalah kalau ada saatnya kita akan diam untuk bermain dengan handphone masing-masing.


Dan, saya tidak bisa bilang tidak waktu teman saya mengajak untuk mencicip makanan yang ada di Pasar Modern BSD. Apalagi Pasar Modern BSD sering sekali muncul di Instastories teman-teman saya, bagaimana saya tidak penasaran dengan kuliner di sana? Langsung kepikiran, satu hari di Pasar Modern BSD, bisa makan apa saja?

Meskipun jarak yang ditempuh lumayan juga, untungnya ada kereta yang bisa membuat budget transportasi agak diminimaliskan. Belum lagi dengan lokasi Pasar Modern BSD yang tidak begitu jauh dari Stasiun Kereta Rawa Buntu. Karena saya sampai sana sudah waktunya makan Siang, maka sayapun langsung menuju ke Soto Kwali Semar. Padahal yang saya pesan Nasi Pecel bersama es teh manis, tidak lupa dengan beberapa tahu dan bakwan goreng sebagai pelengkap.


Makanan yang sangat pas dijadikan makanan pembuka untuk petualangan lidah saya hari ini, karena nasi pecel tersebut tidak membuat saya kenyang, tapi cukup dijadikan tenaga untuk saya menghadapi hari yang panjang untuk lidah dan perut saya. Sambal kacang di Soto Kwali Semar sangat pas menurut saya, tidak cair, dan juga tidak terlalu kental. Sayurannya juga sangat segar, seperti sayuran yang disiapkan untuk hari itu, bukan sisaan dari hari kemarin.


Karena masih terasa sedikit kenyang, saya memutuskan mampir ke Kong Djie Coffee untuk menunggu perut kembali minta diisi. Waktu saya melihat-lihat menu di Kong Djie Coffee, mata saya langsung tertuju kepada Es Kopi Cokelat. Tentunya tidak bisa saya bayangkan rasanya akan seperti apa, apalagi cokelat itu rasa aslinya pahit, kan?


Ternyata rasanya unik banget, kamu akan menemukan rasa pahit khas kopi, dan juga rasa pahit dari cokelat. Untungnya tidak ada rasa pahit yang kamu berikan waktu kamu meninggalkan saya secara diam-diam. Sepertinya, baru di Kong Djie Coffee saya menemukan rasa kopi seperti ini.


Karena waktu yang sudah hampir malam, sayapun memutuskan untuk mencari makanan berat, Tidak, beratnya tidak akan seberat rasa rindu. Waktu saya sedang berjalan menuju Roti Nogat, terlihat ada tempat makan yang tidak asing lagi. Iya, Wakacao! Kali ketiga saya mencicipi tempat makan ini, alasannya? Tentu rasa dan harganya yang terjangkau bila dibandingkan dengan makanan sejenisnya. Belum lagi dengan varian makanan di Wakacao lumayan banyak, jadinya ada saja alasan untuk kembali, meskipun yang saya pesan tetap varian salmon mereka. Harga yang terjangkau tidak membuat mereka pelit untuk memasukan salmonnya, lho! Ada banyak sekali potongan salmon didalamnya, banyaknya hampir sama dengan banyakannya kenangan saya bersamanya. Lah.


Terakhir, ROTI NOGAT! Salah satu alasan saya mau pergi ke Pasar Modern BSD adalah roti nogat. Karena yang khasnya roti nogat, sayapun pesan roti nogat sebagai makanan sebelum saya mengakhiri petualangan lidah saya hari itu. I loved the texture of the bread, seperti terlihat keras namun waktu saya potong sangat lembut, saat digigit pun terasa sangat nendang. Belum lagi saya pesan roti nogat bersama es kopi susu mereka yang rasanya sedikit beda, bila dibandingkan dengan es kopi susu kekinian pada umumnya. Selain itu, saya juga pesan es teh tarik, yang rasanya bisa membuat tenggorakan ngana-ngana luar biasa segar.

Kalau kamu tinggal yang masih di daerah Jabodetabek, rasanya bisa menjadikan Pasar Modern BSD salah satu tujuan untuk kamu menghabiskan waktu di akhir pekan. Terlalu banyak pilihan makanan yang bisa membuat perut kamu kosong seketika, dan harganya benar-benar harga pasar, lho.

2 comments:

  1. Paragraf pembukanya bijak sekali pak oky.

    Btw gue ngiler loh baca ini pagi-pagi buta gini

    ReplyDelete
  2. Ini lho Roti Nogat yang hits banget. Tapi belum sempat cobain. Duh, sungguh bikin ngiler.

    ReplyDelete