Menghabiskan Akhir Pekan di Pulau Peucang

Saya pribadi paling susah untuk menolak ajakan jalan-jalan, apalagi tujuannya pantai, rasanya mau langsung bilang iya tanpa melihat ke tabungan, ataupun jatah cuti.

Untungnya, saya mendapatkan team kerja di kantor yang memang sama-sama suka jalan-jalan, jadinya kami mengadakan tabungan bersama setiap bulannya. Tentunya, hasil tabungan tersebut dipakai untuk jalan-jalan bersama, ya. Seperti akhir bulan kemarin kami pergi ke Ujung Kulon yang menjadi salah satu Taman Nasional di Indonesia.


Karena kami mau liburan yang benar-benar liburan, tidak memikirkan itinerary dan lain-lain, akhirnya kami memutuskan untuk ikut open trip (untuk meminimalkan biaya juga, karena kami berenam saja kakak).

Menurut saya perjalanan ke Ujung Kulon benar-benar sangat terasa, lebih terasa dibandingkan waktu saya ke Korea Selatan, Semarang, ataupun Yogyakarta, lho. Kami kumpul di Plaza Semanggi di hari Jumat sepulangnya dari bekerja, dan sampai di dermaga Sumur pukul 5 Pagi keesokan harinya.  Dan, kami harus naik kapal lagi untuk sampai di Pulau Peucang yang nantinya kami akan menginap di sana selama di Ujung Kulon.

Fyi, di Pulau Peucang tidak ada signal provider sama sekali dan listrik baru ada pada pukul 6 Sore. Warbyasak! Kabar baiknya, ketersediaan air bersih di pulau tersebut sangat baik, dan airnya segar sekali.

Perjalanan dari dermaga Sumur ke Pulau Peucang memakan waktu kurang lebih tiga jam saja pemirsa, untungnya kapal yang membawa kami cukup baik, jadinya saya tetap bisa melanjutkan tidur di kapal. Hahahaha. Bukan hanya melanjutkan tidur, makan Pagi pun kami tetap di kapal.


Saat tiba di Pulau Peucang, kamipun langsung check in penginapan. Karena kami mau tetap bersama, akhirnya kami memutuskan untuk upgrade kamar (dengan tambahan biaya lagi tentunya), agar tidak bersama para peserta lainnya, ya.

Setelah saya dan teman-teman selesai cuci muka dan gosok gigi, kami langsung menuju pantai yang berada di Pulau Peucang. Pantainya bagus banget dengan hamparan warna biru yang sangat memanjakan mata, sayangnya tidak ada signal sama sekali, padahal saya lagi ada rencana mau beli laptop baru karena laptop lama saya rusak. Andaikata ada signal, saya bisa melihat-lihat harga laptop asus, kan?

Tidak hanya pinggir pantai dari Pulau Peucang saja yang indah, kamipun diajak untuk mendatangi Karang Copong, jadi di sana ada karang yang tengah-tengahnya bolong makanya disebut Karang Copong. Kami hanya melihat dari atas kapal saja, tidak bisa mendekat karena tidak terjangkau, seperti perasaan saya ke kamu. Eh, maaf jadi curhat.


Selah satu yang tidak boleh dilewatkan saat pergi ke pulau tentu saja snorkling, saya pribadi suka sekali berenang, tapi kemarin arusnya lumayan kencang. Saya berenang yang sudah pakai pelampung, bukannya mendekat ke arah kapal malah semakin menjauh. Akhirnya, saya memutuskan sebentar saja renangnya, dan langsung duduk manis di atas kapal menikmati keindahan.

Pulau Peucang di Taman Nasional Ujung Kulon bisa menjadi salah satu tujuan untuk menghabiskan waktu di akhir pekan, lho! Apalagi orang-orang macam saya yang haus akan piknik tapi terbentur dengan jatah cuti. Budget yang dikeluarkan ke Ujung Kulon tidak terlalu banyak, waktu datangnya pun cukup di akhir pekan, jadi tidak ada alasan lagi, kan? Kalau kamu tidak punya teman jalan-jalan bisa ikut open trip, modal SKSD juga bisa dapat teman baru, kok. Yuk, jalan-jalan biar hati senang pikiran pun tenang.

No comments:

Post a Comment