Beberapa Manfaat Dalam Berpuasa Bila Dilihat Dari Sisi Kesehatan

Kalau ditanya apakah saya bisa menahan hawa nafsu untuk makan dan minum? Saya akan jawab bisa, walau terkadang menahan rasa haus cukup sulit, sih, apalagi saat tubuh bergerak yang cukup lincah. Sebagai salah satu umat Islam, pada agama saya dianjurkan untuk menahan hawa nafsu selama bulan Ramadan, salah satunya hawa nafsu untuk makan dan minum selama 30 hari.

Saya lupa sejak kapan saya mulai berpuasa, seingat saya sejak masih di sekolah dasar, waktu itu saya berpuasa setengah hari. Dimana jam 12 siang saya berbuka dulu, setelah itu saya lanjutkan lagi sampai maghrib. Dan, saya mulai terbiasa berpuasa penuh saat saya duduk di sekolah menengah pertama. Rasanya cukup berbangga hati saya biasa puasa penuh.

Alhamdullilah, selama saya menjalankan puasa semuanya lancar-lancar saja. Meski agak sedikit mengantuk, sih, karena jeda dari sahur ke aktivitas pagi tidak terlalu jauh. Tapi saya harus menjalankannya dengan ikhlas.

Semakin bertambah usia, beribadah puasa sedikit agak berbeda, karena kegiatannya berbeda juga, kan? Salah satu yang bikin berpuasa sedikit berbeda adalah godaan untuk tidak menjaga lisan sangat berat. Contohnya, baru sampai kantor sudah ada saja yang mengajak saya untuk membicarakan orang lain, meski kebanyakan saya yang mengajaknya duluan, sih, hahahahaha.

Kalau kamu apa, sih, kira-kira godaan yang sangat berat saat menjalankan ibadah puasa? Saya jadi teringat akan teman saya yang agak susah menjalankan ibadah puasa karena mempunyai maag. Jangankan untuk berpuasa, dia telat makan sedikit saja langsung maag.

Sebenarnya, untuk mencegah maag saat berpuasa, teman saya selalu menghindari untuk mengkonsumi makanan yang asam, pedas, dan juga berminyak. Padahal makan yang dihindari teman saya adalah makanan yang sangat saya sukai. Tapi, untuk tetap nyaman saat menjalankan ibadah, tidak ada salahnya untuk menahan hawa nafsu dengan tidak makan makanan yang dapat menyebabkan penyakit kambuh, ya.

Kata lainnya, berpuasa dapat membuat para penderita maag lebih menjaga makanan yang mereka konsumsi dan juga pola makannya. Iya, kan? Jadi tidak sembarang makan gitu, lho.


Pada hari Rabu tanggal 30 Mei 2018, Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, yang menjabat sebagai konsultan saluran pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang saya temui dalam acara Kupas Tuntas Manfaat "Lain" Di Balik Puasa juga bilang, "Kalau berpuasa akan membuat penderita maag akan lebih baik dalam menjalankan kegiataan sehari-hari."

Kabar baiknya, waktu acara tersebut saya mendapatkan beberapa manfaat dari puasa yang dilihat dari sisi medis. Hmm, penasaran yekan apa saja manfaatnya? Yuk, saya ceritakan!

Pertama, perubahan fisiologis yang terjadi di dalam tubuh ketika berpuasa dikaitkan dengan manfaat mencegah penuaan diri, atau bahasa lainnya awet muda. Siapa, sih, yang tidak mau awet muda? Makanya, rajin-rajin berpuasa, ya.

Kedua, ada efek detoksifikasi pada saat kamu berpuasa. Kamu sudah tahu belum kalau akhir-akhir ini lagi ada program diet dengan metode detok? Ternyata, berpuasa juga ada efek detoknya, jadi kamu tidak harus melalukan program diet detok lagi, kan?

Kalau ditanya, "Apa, sih, maksud dari efek detoksifikasi?" Jadi, berpuasa itu ada kaitannya sama efek detoksifikasi dengan cara mengeliminasi atau menetralkan toksin yang dihasilkan di proses biokimia di setiap organ seperti ginjal, paru, hati, usus maupun kulit.

Eleminasi atau netralisasi toksin ini juga bermanfaat untuk menjaga tubuh kita jadi lebih sehat, sehingga dapat mengurangi efek negatif yang sebelumnya ada. Saat kamu berpuasa, kamu juga harus memperhatikan kondisi lambung kamu yang kosong tanpa adanya makanan yang di cerna. Soalnya, pada kondisi perut yang kosong, lambung kamu akan memproduksi asam lambung yang bisa merusak dinding lambung, atau juga dapat dihasilkan gas yang ditandai dengan kembung. Pernah, kan, mengalami perut yang begah gitu, dan rasanya mau kentut saja? Itu bisa disebut juga lagi kembung.

Jadi, tidak ada alasan untuk kamu tidak berpuasa, ya. Namun, kalau kondisi penyakit maag kamu sering kambuh, ada baiknya kamu berobat ke dokter agar dapat diberikan obat antasida atau penghambat produksi asam lambung. Selain itu, sudah banyak juga yang menggunakan obat herbal yang banyak tersedia seperti kunyit, jinten hitam, pisang, cincau, lidah buaya, dan masih banyak lagi.


Kabar baiknya, waktu saya datang ke acara Kupas Tuntas Manfaat "Lain" Di Balik Puasa yang bertempat di KALCare Lotte Kuningan, saya dikenalkan dengan H2 Zativa, salah satu produk dari PT Kalbe Farma Tbk. Produk tersebut mengandung ekstrak jinten hitam, kunyit, dan juga temulawak. Tentunya produk ini bermanfaat untuk mencegah kambuhnya maag yang ditandai dengan perut mual, kembung, ataupun nyeri lambung.

Kalau ditanya kok produk ini bisa mencegah kembung? Tentu saja, karena H2 Zativa bekerja dengan mekanisme anti flatulen dengan cara mencegah gelembung gas di lambung menjadi lebih kecil, dan mudah dikeluarkan. Terus, ada juga cara kerja dari H2 Zativa ini yang akan meingkatkan produksi musin atau lendir yang melapisi dinding lambung dengan cara mucosa protection.

Jadi, tidak ada alasan untuk kamu, kamu, kamu, dan kamu tidak berpuasa, ya, kalau masih tidak berpuasa juga kebangetan! Hahaha.


Oh iya, tadi saya sempat bilang kalau berpuasa dapat mencegah penuaan dini? KOK BISA? Bisa, dong! Apalagi manfaat berpuasa yang dapat mencegah penuaan dini ini berhubungan dengan produk Kalbe yanh bernama H2 Genetron. Produk ini diperoleh dari ekstrak biji melinjo, yang terdapat kandungan reseverarol didalamnya, dan jumlah kandungannya yang sebesar 20% pemirsa!

Ekstrak biji melinjo yang juga dikenal dengan zat aktif GNETIN C yang berkaitan dengan kesehataan tubuh terutama organ-organ jantung untuk menurukan inflamasi dan meningkatkan proteksi jantung, selain itu di otak juga dapat menurunkan faktor degeneratid sel otak, dan dapat mempercepat proses pemecahan lemak di panxcreas.

Oh iya, kesalahan pengolahan melinjo terdapat pada proses pengolahannya menjadi emping, karena dapat meningkatkan asam urat. Huft! Padahal emping enak banget kalau dimakan dengab soto ayam. Setuju?

Ternyata, manfaat puasa sangat banyak, ya? Bukan hanya baik dari segi agama, saat dilihat dari segi medis pun tidak kalah baiknya. Saya jadi tambah semangat dalam menjalankan ibadah puasa, tidak ada lagi alasan untuk tidak berpuasa.

7 comments:

  1. Oky oky oky pantesan bugar terus kalau lagi puasa

    ReplyDelete
  2. Berpuasa memang sudah diakui sangat memiliki manfaat baik untuk kesehatan ya ka. . Alhamdulillah banget

    ReplyDelete
  3. Zativa memang bagus untuk cegah maag ya sehingga tak ada alasan tak berpuasa walau kena maag

    ReplyDelete
  4. Tadinya mikir kalau penderita maag itu gak bisa puasa. ternyata malah bawa manfaat yaa

    ReplyDelete
  5. aku suka makan melinjo kalo lebaran.. soalnya di rumah baru ada kalo pas lebaran, ahahaha.... yahh udah diekstrak jadi obat aja ini...

    jadi kamu udah bolong berapa hari puasanya?

    ReplyDelete
  6. banyak ya manfaat berpuasa buat kesehatan tubuh :)

    ReplyDelete
  7. Berpuasa memang sudah diakui sangat memiliki manfaat baik untuk kesehatan ya ka. . Alhamdulillah banget

    ReplyDelete