Tidak Ada Kenyangnya di Tangerang

Jika pemirsa yang sudah follow Instagram saya pasti pada tahu yekan kalau beberapa waktu yang lalu saya main ke Tangerang bareng teman-teman, sebagai pecinta kuliner, pastinya saya penasaran akan makanan khas Tangerang itu apa. Ternyata, laksa menjadi salah satu makanan khas Tangerang, lho, saya kira laksa adalah makanan khas dari negara Singapura saja.


Apakah kamu tahu kalau di Tangerang ada tempat khusus untuk Laksa? Iya, namanya Kulineria Laksa Tangerang. Sebelumnya saya pernah melihat liputan tentang Kulineria Laksa Tangerang di salah satu televisi dan berniat akan ke sini, untungnya langsung kesampaian, kalau tidak anak saya bisa ileran.


Kemarin sih saya mampir ke sini sepulangnya dari Museum Benteng Heritage, dan di sana ada beberapa penjual laksa. Mereka tidak sama ya, beda-beda meski seragamnya sama, fyi saya makan di tempat ketiga dari pintu masuk. Saya ditawarkan mau laksa telur atau ayam bakar, sebagai ayam bakar squad pastinya saya pilih yang ayam bakar, dong.


Pada saat kamu menunggu laksanya siap untuk disantap, mereka juga menyediakan otak-otak yang alhamdullilah habis dua piring sendiri, sampai kak Vika bilang: “Makan lo banyak ye!” Wkwkwk. Terlepas saya yang memang suka dengan otak-otaknya dan saya yang sedang lapar memang beda tipis. Sejujurnya memang enak sekali otak-otaknya, serius meski sudah bubar.


Menurut saya, bedanya laksa di Tangerang dengan Singapura terletak pada kuahnya, kalau di Singapura kaya akan santan sedangkan di Tangerang tidak. Kalau dilihat sekilas memang mirip sekali, sih, namanya juga sama yekan. Untuk kamu yang takut kolesterol karena makan santan ada kabar baiknya bisa mencoba laksa dari Tangerang ini. Oh iya, lebih mantap lagi kalau kamu makan laksanya dibarengi dengan kerupuk kuilit. Ntap soul.


Dan, sayangnya kamu tidak akan puas kalau hanya mencicip satu porsi, awalnya saya mau beli satu porsi lagi tapi rombongan besan sudah keburu mau jalan ke tempat lain. Jadi saya urungkan niat untuk menambah seporsi laksanya, kalau kamu mau tahu kemana saja saya selama di Tangerang bisa lihat di sini, ya.

No comments:

Post a Comment