3 Alasan Masakan Nusantara Dapat Mempersatukan Bangsa

Terlahir di Indonesia adalah suatu kebangaan tersendiri bagi saya, apalagi saya yang suka makan, siapa yang tidak mengenal masakan dari Indonesia? Meskipun, terkadang yang terkenal masakan daerahnya, sih, tapi kan tetap saja masakan tersebut dari Indonesia. Iya, kan?


Saya jadi teringat waktu saya pergi ke Singapura, ada pemandangan yang aneh sekali. Karena ada salah satu tempat makan di food court Bugis Junction antreannya sangat panjang, padahal tempat makan lainnya biasa saja. Sayapun penasaran, waktu saya mendekat ternyata tempat makan tersebut bernama Nasi Padang, yang dimana terdapat berbagai masakan dari daerah di Indonesia, terjamin halal pula.

Persatuan Indonesia yang dimana sila ketiga dari Pancasila bisa terlihat pada tempat makan tersebut. Apakah kamu berpikiran seperti itu juga? Setidaknya ada masakan dari Jawa Tengah, Jakarta, ataupun Sumatera Barat sendiri yang disajikan pada tempat makan tersebut. Dan, hebatnya masakan tersebut tidak bertengkar. Yaiyalah, ya.

Saya jadi ingin mencertikan beberapa alasan yang bisa mempersatukan bangsa Indonesia, hanya dari masakannya saja. Berikut beberapa alasan menurut saya:

Pertama, masayarakat dari Tegal bisa bekerja di tempat makan masakan Padang di Jakarta. Pasti kamu bertanya-tanya: "Memangnya bisa orang Tegal masak makanan dari Sumatera Barat?" Menurut saya bisa, karena sepengalaman saya waktu mau makan masakan padang, Ibu saya yang bisa berbahasa Padang langsung mengajak berbicara salah satu pegawai rumah makan tersebut dengan bahasa Padang.

Dan, jawabannya sangat mengejutkan! Dia menjawab: "Saya asalnya dari Tegal, di sini hanya membantu melayani dan memasak saja, Bu." Terbukti kan, kalau kamu bisa bekerja dimana saja tanpa melihat asal usul kamu dari mana, dan kamu bisa membantu melestarikan salah satu kekayaan dari daerah di Indonesia.

Kedua, memang masakan Padang lebih terkenal dibandingkan masakan dari daerah lain. Seperti yang tadi saya ceritakan tentang tempat makan bernama Nasi Padang di Singapura, bisa dilihat kalau saja kita semua mempersatukan semua masakan dari daerah Indonesia di satu tempat, akan berdampak dengan terlihatnya masakan dari daerah lain yang sebelumnya tidak pernah di makan oleh bangsa lain.

Ketiga, kamu ingat tidak waktu lumpia semarang diklaim Malaysia sebagai masakan tradisional dari negaranya? Rakyat Indonesia langsung melakukan protes aksi damai di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, waktu itu rakyat Indonesia ramai-ramai berjuang mempertahankan masakan khas Semarang tersebut.

Tidak menyangkan yekan kalau masakan dari berbagai daerah di nusantara bisa mempersatukan bangsa Indonesia? Sayapun demikian. Apalagi dengan situasi masyarakat Indonesia yang mudah sekali terpecah belah, seperti nilai-nilai dari Pancasila yang mulai luntur dari diri kita semua.

Apalagi masakan akan membuat bangsa Indonesia menjadi satu tujuan, iya, satu tujuan agar perut menjadi kenyang. Wkwkwk. Terkadang, kalau satu tujuan bangsa Indonesia akan cepat untuk bekerja samanya, bukan kah seperti itu, pemirsa?

Btw, tanggal 22 Agustus 2017 ada acara Festival Prestasi Indonesia yang diadakan oleh UKP PIP yang akan dilaksanakan di JHCC, untuk kamu yang mau melihat prestasi apa saja yang sudah dihasilkan oleh anak bangsa harus datang ke sana, ya! Bisa jadi kamu ataupun saya bisa dapat inspirasi untuk terus berkarya, karena Pancasila Sumber Inspirasi Maju.

Untuk info detailnya bisa kamu lihat pada akun media sosial UKP-PIP, dengan detail dibawah ini:

Facebook fanpage: https://www.facebook.com/GenPancasila/
Official Account Twitter: https://twitter.com/ukp_pancasila
Official Account Instagram: https://www.instagram.com/ukp_pancasila

Sampai ketemu di sana yaaa!

6 comments:

  1. Mama aku padang, Ki. Kamu Uda juga dongg berarti hahaha..

    Traktir aku mkn nasi padanglahh

    ReplyDelete
  2. emang makanan padang udah murah banyak juga manfaatnya.. hehehe

    ReplyDelete
  3. Wuahhhh... Tapi kenapa ya harus ada masalah dlu baru bersatu??? Padahal persatuan itu indah banget...

    ReplyDelete
  4. Seperti gado-gado,bhinneka tunggal ika, berbeda-beda isinya tetap satu rasa lndonesia,enak

    ReplyDelete
  5. Seperti gado-gado,bhinneka tunggal ika, berbeda-beda isinya tetap satu rasa lndonesia,enak

    ReplyDelete
  6. oh ini yg rame-rame di medsos anak2 itu. oke. jadi kapan kita mengunyah bersama lagi?

    ReplyDelete