Karena Sesuatu Yang Kamu Suka, Belum Tentu Orang Lain Juga Suka.

Credit Photo: Pixabay.com
Akhir-akhir ini saya jadi sering melamun waktu mengendarai sepeda motor, apalagi waktu lampu merah yang terkadang bisa bikin ketiduran, kamu juga, gak? Terkadang dari melamun itu bisa menghasilkan beberapa tulisan, sih, cuma ya kadang lupa saja untuk menulisnya.

Mumpung sekarang lagi ingat, langsung buka laptop, dan menulis.

Eh iya, kamu pernah gak merasa apa yang kamu suka itu sudah paling keren, tapi teman kamu malah melihat sebaliknya? Dibilang aneh, kampungan, atau bahkan norak? Wah, kalau saya mah sudah sering, mau gumoh malah dengarnya. Iya, saking seringnya sampai saya tulis di blog. Kan anjing.

Akhirnya saya berpikir, tidak semua yang bagus akan dibilang bagus, angka 6 saja ada yang bilang 9 bila melihat dari sudut yang berbeda. Jadi, tergantung kamu saja melihat sesuatu itu dari sudut yang mana, ya.

"Lo dengerin lagu apaan, sih? Kaya ngerti aja artinya apa!" atau "Download apaan, sih, ampe berjam-jam? Belum lagi nontonnya bisa berhari-hari."

Sebelum pecinta musik atau drama Korea seperti sekarang, yang dimana-mana pada membahas drama Korea. Dulu nih ya, baru mau membahas Korea saja sudah dibilang "apa sih!" atau "duuuuuh gue enggak paham, ah!"

Lah sekarang, dimana-mana pada nanya "eh, udah nonton drama ini belom?" dan rasanya mau saya jawab "buset! lo kemana aja? sebelom banyak orang yang saling bilang kafir, gue udah nonton itu," tapi itu hanya bilang dalam hati saja, sih, hehehehehehehehehehehehehe.

Semasa kuliah, saya paling malas banget membunyikan suara handphone, sampai kalau ada yang menelepon saja tidak keangkat. Iya habis bagaimana dong, dulu kan jarang yang menelepon saya, sekalinya ada telepon juga dari driver ojek online.

Btw, hubunganya apa sama handphone? Iya, sekarang kan saya pakai ringtone lagunya Super Junior , eh ada teman saya yang bilang "Itu lagunya Suju? Sejak kapan lo suka Suju?" dan rasanya mau saya jawab "buset! lo kemana aja? sebelom banyak orang yang merasa paling paham sama agama, gue udah dengerin lagunya suju," tapi itu hanya dalam hati juga, sih, di luar hatinya gue bilang "Kurang lebih 7 tahun ya, sejak lagu sorry sorry mengudara di telinga gue."

Jangankan mendengarkan lagu Suju, wajah saya pernah masuk kapanlagi.com gara-gara mengantre untuk beli tiket Super Show 4, dan pernah masuk di !nsert juga, lho!

Terkadang dunia itu lucu, dulu saya dibilang aneh dan norak gara-gara suka Korea, tapi sekarang mereka pada melakukan apa yang dulu saya lakukan. Teman-teman saya yang ikrib sama sayapun sekarang suka membahas Korea. Senang, sih, tapi saya sudah malas untuk membahas Korea di dunia nyata, lebih nyaman membahas Korea di dunia maya, asal jangan di dunia mulan jameela saja. Hatersnya banyak cuy!

"Kok makan Siangnya bawa dari rumah? Irit banget lo!"

Memang ada yang salah dengan membawa makan dari rumah? Tidak kan? Tapi kenapa masih banyak orang-orang yang mempertanyakan hal itu? Malah pernah, ya, ada orang yang mempertanyakan saya yang selalu membawa makan dari rumah, pas saya lihat dia makannya apa, eh dia makannya mie instant. Nah, lebih sehat mana makanan saya dengan dia?

Bukannya saya mau berhemat dengan membawa makan Siang, karena sudah kebiasaan dari zaman SMP juga, sih. Dan, saya tidak enak hati dengan nenek, karena pernah waktu saya sampai rumah setelah seharian bekerja, saya langsung makan kan, eh nenek bilang kalau baru saya yang makan masakan rumah. Sedih banget dengarnya, rasanya mau peluk nenek, ini saya ngetiknya sambil berkaca-kaca. Makanya sejak itu saya selalu suka bawa makan dari rumah.

Tidak ada yang salah dengan kamu yang suka beli makan, yang salah itu kalau kamu sudah beli makan tapi bayarnya akhir bulan. Kasihan tahu yang punya warung makan, dia kan butuh modal!

Sepertinya sekian saja curhatan hati saya, karena kalau saya lanjutkan, bukan hanya menjadi postingan, tapi bisa menjadi biografi. Intinya, tidak akan ada yang sepaham dengan kamu selain diri kamu sendiri. Mau yang kamu suka itu tidak disukai orang lain, selama yang kamu suka itu tidak merugikan orang lain, teruskan.

Kalau masih ada orang lain yang berkomentar tentang apa yang kamu suka, berterima kasihlah, karena itu pertanda masih ada orang yang perhatian sama kamu. Sekian.

5 comments:

  1. hai Oky, kunjungan perdana kemari nih kayanya :D

    hmmm gw sih gak ngikutin korea banget ya, walopun temen2 yg cewek heboh banget ngomonginnya. kalo lo gabung sama mereka, wuh, bisa sampe berbusa-busa kali ya ngobrolnya. LOL. tapi gw kalo korea cuma ngikutin variety show aja sih, macam Running Man sama The Return of Superman. Ehm, lo nonton juga gak Ky?

    gw jarang sih bawa bekal, ehm, gimana ya. gak ada yang masakin :"D tapi bener sih kata lo Ky, mending bawa bekal yg sehat daripada jajan diluar tapi makannya mie instan -_-


    tulisandarihatikecilku.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Hihihihi jadi inget sama diri sendiri, yg klo karaoke bareng temen selalu nyanyi sendiri karena selera lagu yg absurb. Kaga ada yg tau.... Hihihihi, nice sharing mas :)

    ReplyDelete
  3. Iya sih soal makanan sensi juga tuh. Pernah dibilangin kok suka bawa makanan dari rumah? Sekali-kali beli kek sampe temen2 kantor agak gimana gitu. Padahal ada lho temen kantor yg bawa bekal dari rumah. Nggak diapa2kan. Heraaan...

    ReplyDelete
  4. Hahaha.. biasalah manusia ada yang mulutnyavmenyenangkan, ada yang nyinyir. Nah yang terakhir itu cuekin aja, atau anggap aja dia lagi bermasalah sama hidupnya ;)

    ReplyDelete
  5. BETUL BANGET! Aku juga sering ngalamin ini. Dulu waktu aku suka, nggak ada yang tau. Selalu jadi minoritas. Eh, waktu orang-orang mulai suka juga, aku jadi nggak selera gara-gara sebenernya mereka itu telat tapi sok-sokan paling tau. HUFT.

    ReplyDelete