Beberapa Hal Yang Penting Tapi Tidak Dianggap Penting.


Setiap mau pergi saya pasti selalu bingung mau bawa apa saja, rasanya mau satu kamar saya bawa semua, tapi tidak mungkin kan. Saya kan mau pergi bukan mau minggat, terkadang saja sudah saya tulis apa saja yang mau saya bawa, tetap saja suka ada yang ketinggalan. Kesal kan.

Teman saya suka ada yang bilang, "Kenapa dibawa semua? kan nanti bisa pinjam?". Kalau saya sendiri tidak mau merepotkan orang lain, selama saya punya dan saya bisa bawa sendiri, kenapa harus pinjam? Iya, kan? Btw, kamu mau tahu gak hal apa saja yang sebenarnya penting tapi terkadang dianggap tidak penting?

1. Uang Tunai

Sebenarnya sudah banyak tempat yang bisa menerima pembayaran dengan kartu debit atau kredit, tapi masih ada saja yang merasa itu hal yang belagu. Kalau saya pribadi sih biasa saja, malah mempermudah hidup, misalnya kasir supermarket atau driver ojek online tidak harus menyiapkan kembalian untuk customernya.

Selepas dari hal tersebut, uang tunai juga harus tetap dibawa atau disiapkan, lho. Kalau sewaktu-waktu alat pembayaran dengan kartu tidak bisa ya harus bayar pakai uang tunai kan. Mau pinjam sama teman? Bisa, sih, tapi kalau teman kamu bawa uang tunainya hanya cukup buat dia bagaimana? Bayar pakai KTP?

2. Air Minum

Wah ini saya sering banget dibilang pelit gara-gara bawa minum dari rumah. Padahal ya, ada cerita lain yang membuat saya selalu membawa minum dari rumah, atau saya selalu siap sedia dengan air minum di tas. Memang sih bawanya berat, tapi lebih berat mana dari situasi yang kamu haus banget tapi tidak ada yang jual air minum?

Terkadang, teman-teman saya suka minta lho air minum saya. Memang gitu manusia mah, bilang pelit tapi masih minta juga, jadi yang pelit itu siapa?

3. Power Bank

Kejadiannya belum lama nih, jadi ceritanya waktu itu saya pergi ke Yogyakarta. Pada malam terakhir baterai power bank saya habis tapi tidak kebagian tempat untuk mengisi daya power bank, sudah terpakai untuk mengisi daya handphone teman-teman saya, dan televisi.

Saya memohon izin untuk mematikan televisi tapi tidak boleh dengan alasan mereka sedang menonton, padahal mata mereka pada ke layar handphone, bukan layar televisi. Mereka memberi saran untuk saya mencari tempat mengisi daya power bank saya di kamar mandi, katanya di sana juga ada. Iya, sih, ada! Tapi kan bahaya, kalau besoknya saya lupa bagaimana? Saya langsung memakai kamar mandi untuk mandi tanpa terlebih dahulu memindahkan power bank kan bisa membuat power bank itu rusak terkena air.

Untungnya, saya menemukan tempat mengisi daya power bank di dalam lemari. Yeah! Akhirnya saya bisa mengisi daya baterai power bank juga.

Tapi masalah belum berakhir pemirsa!

Saat saya dan teman-teman harus pulang ke Jakarta, kami diantar oleh temannya teman saya ke Stasiun, dan ternyata buah tangan yang teman saya beli tertinggal di kendaraan temannya. Solusi dari saya hanya hubungi temannya tapi ternyata teleponnya tidak diangkat. Solusi dari saya lagi, cukup mengikhlaskan saja, atau minta temannya mengirimkan ke Jakarta, karena kondisinya kereta sudah mau berangkat setengah jam lagi.

Di saat teman saya mencoba menghubungi temannya, ternyata baterai handphone dia habis, dan tempat untuk mengisi daya di stasiun sudah penuh. Kamu mau tahu kah akhirnya teman saya mengisi daya baterainya dimana? Iya, di power bank saya, padahal malamnya mereka tidak ada yang mengizinkan saya mematikan televisi untuk mengisi daya power bank saya, lho.

Coba kamu bayangkan apa jadinya kalau tidak ada power bank? Mungkin buah tangan teman saya tidak akan bisa dibawa sendiri ke Jakarta, bisa jadi Abang kurir yang membawanya.

4. Modem Wifi

Zaman sekarang mobile data itu sangat penting, coba bayangkan kalau tidak ada mobile data, bagaimana kamu bisa melihat kegiatan mantan yang masih kamu sayang itu tanpa harus ketahuan sama dianya? Lalu hubungannya dengan modem wifi itu apa? Iya memang tidak ada hubungannya seperti status saya dan kamu. Eh, bagaimana maksud saya?

Pasti ada hubungannya dong, ah! Misalnya provider handphone kamu tidak ada sinyal, jaringan dari modem wifi bisa jadi solusinya, lho. Soalnya ada beberapa provider modem wifi yang jaringan sinyalnya sudah bagus, sebagus kelakukan kamu yang meninggalkan saya

Sebenarnya masih banyak hal yang penting tapi tidak dianggap penting, kalau saya ceritakan semuanya, nanti kamu tidak bisa cerita juga. Maka dari itu kamu juga cerita ya, ceritanya lewat kolom komentar saja.

9 comments:

  1. saya kalau kemana2 cuma 2 yang wajib, karena saya suka yg simple, bawa uang tunai di domept terus masukin saku celana, modem seukuran id card tapi tebel masukin saku juga, terakhir hp masukkin kantong juga,

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah daku mah harus dipakein clutch hahaah

      Delete
  2. Kalauv saya benda wajib yg dibawa kemana-mana tu mukena, krn tbitidak jarang saat waktu shalat masih di jalan, sementara masjid terdekat kadang tidak menyediakan mukena

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, terkadang mukena yg disediakan juga kurang nyaman kan.

      Delete
  3. Jadi ceritanya adalah, artikel ini berisi curhatan pribadi. Saya suka dengan cerita kamu, cerita kamu begitu jujur dan menghibur. Terima kasih sudah bercerita. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. artikel aku kebanyakan curhatan pribadi sis hahah

      Delete
  4. Penting nggak penting tergantung situasi dan kondisi ya. Kalo udah siap ya tinggal bawa ke KUA #eh

    ReplyDelete
  5. Yep, saya juga alat sholat paling penting buat dibawa. Juga kayaknya ini nih yang penting banget dibawa sama cewek, tapi nggak penting banget buat cowok. Make up, haha. Yang simpel sih, minimal bedan sama lipstik. Soalnya kadang cewek gitu, harus keliatan fresh setiap saat, hahaha.

    ReplyDelete