Merasakan Sensasi Kriuk - Kriuk di Jejamuran.


Kamu kalau pergi ke suatu tempat yang baru, suka mencoba makanan khasnya gak? Atau bahasa anak kekiniannya wisata kuliner? Saya pribadi sih enggak. Terkadang, saya baru kepikiran mau makan apa ya pas sudah sampai, jadi kebanyakan teman saya yang memutuskan untuk makan dimana.

Bukan karena malas berpikir, tapi saya hanya menghindari drama persoalan makan saja, sih. Malas banget kan kalau lagi mau senang-senang malah terjadi hal-hal kecil yang akhirnya akan membuat keributan? Apalagi saya anaknya mau makan apa yang mau saya makan, bukan karena apa yang kata orang lagi enak untuk dimakan.

Seperti belum lama ini, saya dan teman-teman pergi ke Yogyakarta. Sejujurnya, yang membuat saya suka dengan kota ini adalah suasana keramahan dan masih mudahnya ditemukan makanan murah. Untuk soal rasa, semua orang mempunyai citra rasa masing-masing.

Sebelum kami pergi ketempat wisata, kami memutuskan untuk pergi makan dulu, dan terpilihlah Jejamuran sebagai tempat makan kami.

Apa itu jejamuran? Semua pasti sudah tahu dong kalau jejamuran adalah tempat makan yang semua menunya dari jamur. Karena saya suka sekali dengan jamur, makanya saya sangat senang, semoga rasanya juga bisa membuat saya senang, ya.

Kabarnya, Jejamuran ini belum buka cabang lain lho! Saya suka sekali sama tempat makan yang belum bercabang, sudah pasti citra rasanya masih terjaga!

Tom Yam Jamur.

Saya dan teman-teman selalu membeli makan untuk dimakan sendiri dan bareng-bareng. Menu yang saya pesan untuk dimakan sendiri adalah tom yam jamur, menu ini belum sama nasi, jadi harus pesan lagi ya tshay. Ternyata, tom yam jamur ini ada udangnya, untuk kamu yang alergi udang, ada baiknya pesan menu yang lain, deh.

Padahal tom yam jamur ini segar banget, lho! Rugi banget sih kalau tidak pesan. #mauloapasihky

Sate Jamur.
Hmm.. ini ayam apa ya? Raisa lupa namanya.
Martabak Jamur.

Ada tiga menu yang saya pesan untuk dimakan dan dibayar bareng-bareng, dari ketiga menu tersebut, saya sangat suka dengan sate jamurnya. Kenapa saya lebih suka dengan sate jamur dari pada menu yang lainnya? Ya suka-suka saya dong wkwk

Karena menu ayam yang saya lupa namanya itu sangat pedas, dan saya makannya bareng dengan tom yam jamur, jadi menurut saya bukan sesuatu yang cocok. Bisa dibayangkan saat kuah tom yam panas saya padukan dengan ayam pedas itu? Iya, rasanya seperti melihat mantan pacar yang balikan lagi dengan mantannya, panas bukan? :|

Oh iya, martabak jamur itu isinya kebanyakan bawang merah. Yawla! Jadi terasanya martabak bawang dongs bukan martabak jamur, sampai saya harus menyingkirkan bayang-bayang bawang dulu sebelum memakannya.

Nasi Goreng Jamur.
Rendang Jamur.

Sedangkan menu di atas adalah menu pesanan teman-teman saya, dari menu tersebut hanya rendang jamur yang membuat saya ketawa, tampilannya lebih mirip dengan rendang kentang dibandingkan rendang jamur. Rasa rendang jamur ini tidak perlu dipertanyakan lagi, secara rendang adalah makanan terenak di dunia, ditambah jamur? Bah! Sedapnya pakai banget kaks.

Selain itu, yang membuat saya amazing adalah sensasi memakan nasi gorengnya. Karena ada jamur yang membuat setiap suapan nasi goreng terasa kriuk-kriuk.

Persoalan harga jangan ditanya kaks, murah banget, untuk menu sebanyak itu saja kami hanya keluar uang tidak lebih dari IDR 150.000. Memang kurang ajar murahnya, sampai saya berjanji untuk selalu datang ke Jejamuran setiap saya pergi ke Yogyakarta.

JEJAMURAN.
Jalan Pramuka.
RT. 01 RW. 20, Niron, Pandowoharjo.
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

4 comments:

  1. Murah juga ya segitu banyak ga sampe 150.000. Pas buat bawa pacar (pacar orang lain). Haha. Itu jenis jamurnya jamur yang biasa dijadiin jamjr krispi ya?

    ReplyDelete
  2. untuk harganya gimana maz? terjangkau kah atau mahal?

    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  3. Akoh sukak jamur! WHat dibikin rendang? Sumpah penasaran! pengin, rencana besok mau ke jogjes, semoga bisa ke tempat ini.
    Kalau aku sih tiap kali jalan, mau makan ya tinggal cari yang dekat saja :D gak repot

    ReplyDelete
  4. wahhhh ini kuliner yang saya sangat sukai pas ke jogya selain si gudeg

    ReplyDelete