4 Jenis Perjalanan Yang Bisa Kamu Pilih Saat Ini

MAU CERITA - Kurang piknik menjadi salah satu alasan buat orang-orang ngejudge lawan bicaranya yang baperan. Dan, guepun pernah dibilang kurang piknik gara-gara sering bikin status yang menyindir. Persetanlah sama mereka, yang terpenting gue harus bersinar biar kaya Raisa.

Padahal, kalau mereka sampai tahu kapan saja gue pergi piknik, pasti mereka semakin kesetanan karena dengki sama gue. Jangkan pergi piknik, gue suka check-in di tempat makan mahal saja suka pada kepengin, padahal gue lagi food testing bukan lagi makan biasa. Eh, kalau tahu gue lagi food testing semakin iri enggak, ya? #ea

Sebenarnya apa, sih, definisi dari piknik? Coba gue buka KBBI.
piknik/pik-nik/ v bepergian ke suatu tempat di luar kota untuk bersenang-senang dengan membawa bekal makanan dan sebagainya; bertamasya.
Kalau kamu pergi tanpa membawa makanan berarti bukan piknik, ya. Tolong dipahami dan dipraktekan bila perlu.

Credit Photo: Bayu Ramadhan | Redesign: Oky Maulana
Btw, ada yang suka jalan-jalan? atau anak zaman sekarang sukanya bilang piknik? Kalau gue, sih, sukanya pakai banget. Gue pribadi pernah jalan-jalan sendirian, bareng teman-teman, atau bareng teman yang belum kenal sebelumnya juga pernah. Apa saja, sih, jenis perjalanan yang ada saat ini?

Solo Trip

Selfie saat solo trip ke Jogja.
Bukan, bukan karena seseorang pergi ke Solo lalu disebutnya Solo trip, ya. Maksudnya di sini tuh buat orang-orang yang suka bepergian sendirian, tanpa adanya kekasih teman yang menemani. Pengalaman gue ngesolo trip malah dapat teman baru, lho. Enak, kan? Meski terkadang suka segan buat minta contactnya duluan, sih.

Private Trip

Foto bersama teman-teman yang bepergian dengan open trip ke Pulau Harapan - Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Kalau private trip menurut gue itu jalan-jalan bareng teman atau keluarga yang diatur sama travel agent. Jadi kalian tinggal contact travel agent buat mengatur semua rencana trip kalian dan kalian tinggal bayar serta duduk manis saja selama jalan-jalan. Enak? Iya. Tapi kalian harus menguras kantong, mendingan mengatur sendiri, malah terkadang jadi punya tambahan buat kantong sendiri wkwk.

Open Trip 

Foto bersama teman-teman yang bepergian dengan open trip ke Tebing Keraton - Bandung.
Sebenarnya private trip hampir sama seperti open trip, bedanya hanya ada pada pesertanya saja. Kalau private trip bisa pergi jalan-jalan sama yang kita kenal semua, sedangkan open trip bareng orang-orang yang belum kita kenal. Lebih enak padahal, jadi bisa punya teman baru, bahkan gebetan baru.

Sharecost

Foto bersama teman-teman yang bepergian dengan sharecost ke Pulau Pahawang - Lampung.
Terakhir, sharecost. Sharecost sendiri berdasarkan kata share yang artinya bagikan, sedangkan cost berarti biaya, jadi sharecost adalah suatu perjalanan yang berdasarkan pembagian biaya. Gue pribadi lebih senang sama sharecost, karena bisa lebih murah dibandingkan solo trip ataupun open trip, lho.

Ada yang mau tahu suka duka mengikuti trip kaya yang gue sebutkan diatas? Sepertinya bisa gue tulis dipostingan yang berbeda, ya. Dan, cukup sekian saja kesotoyan gue kali ini, kalau ada yang salah bisa diberi tahu lewat komentar biar bisa gue perbaiki, tapi kalau ada yang mau mengajak gue jalan-jalan bareng bisa lewat email dibawah ini :P

12 comments:

  1. Wah ini nih kemarin yang lagi rame bahasannya hihi. Aku sendiri yang belum pernah ya cuma ngerasain solo trip, kayaknya gimana gitu kalau jalan jalan sendirian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru kak kalo jalan sendirian, berasa bebas :D

      Delete
  2. wacana kurang piknik emang lagi naik daun nih, dasarnya sih karena nggak pada berpikiran terbuka, dan salah satu cara agar pkiran terbuka itu piknik. menyenangkan sekali berpegian ke tempat yg baru, baik sendiri ataupun bersama-sama, ya.

    ReplyDelete
  3. private trip tapi ngatur sendiri kak..cuma sewa mobil tok :D

    ReplyDelete
  4. Kalo aku sendiri sih lebih prefer solo trip, lebih enak aja mau kemana aja bebas, ga perlu berembuk mesti kemana dan berapa lama.. Cuma, ya ada dukanya juga sih, salah satunya kalo foto full body mesti minta tolong orang lain :p

    Coba dibikin plus-minusnya masing-masing jenis perjalanan deh, lebih seru kayaknya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang udah ada tripod kan kak buat foto full body :p

      Delete
  5. Seru sih ya jalan-jalan begitu. Ngiri. tapi ada aja alasan yang bikin nggak berangkat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan banyak alasan kak, langsung cuss aja hehhe

      Delete
  6. Ajakin aku jalan dong, kaaakkk ... :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayanya kak Timothy yang harusnya ngajak aku wkwkwk

      Delete