Apakah Kamu Termasuk Dalam Kalangan Backpacker Mewah?

Sejak kecil gue suka banget sama yang namanya jalan-jalan, mau itu jalan-jalan ke mall ataupun jalan-jalan ke tempat wisata sama saja kalau kata gue, intinya gue harus keluar dari rumah. Setelah mempunyai penghasilan sendiri, kesukaan gue ini semakin menjadi, setiap ada yang mengajak pergi selalu gue usahakan. Mau itu pergi ke tempat yang jauh, ataupun yang dekat gue menyanggupi.

Zaman sekarang, jalan-jalan sudah menjadi kewajiban untuk para anak kekinian macam gue. Malah sudah banyak yang bilang "kurang piknik" untuk orang-orang yang sering baperan. Padahal mereka hanya kurang bersyukur yekan, bukan kurang piknik, atau mereka kurang gaul? Haha

Untuk kalian yang suka jalan-jalan, apalagi jalan-jalan yang murah, terkadang suka melabeli diri kalian sebagai backpacker. Kemanapun kalian pergi, dengan siapa kalian pergi, atau apalah namanya, pasti kalian suka membuat caption foto Instagram kalian dengan ada kata-kata backpacker didalamnya. Iya, kan? Sebagai anak yang backpacker banget, apa kalian masih suka melakukan hal ini?

Kamu Anak Backpacker? Kok Check-in di Tempat Makan Mewah?

Di era Path, kalian pasti sering dong check-in ditempat makan mahal? Iya, meski check-in-nya gak setiap hari juga. Gue pribadi, sih, memang sering check-in di tempat makan yang katanya mahal itu. Padahal keseringan gratisan gara-gara diundang buat food testing, sih, atau kadang-kadang ditraktir :P

Kalau teman gue pernah ada yang bilang, "Gue kan anak kost. Di kostan makan warteg, di kantor makan warteg. Masa kalau lagi kumpul-kumpul sama teman-teman gue makan warteg juga? Bosan kali."

Pokok nih, ya. Untuk kalian yang melabeli kalian sebagai backpacker, jangan check-in di tempat makan mahal, deh. Nanti banyak yang nyinyir! Kalau gue, sih, sudah kebal. Jadi cuek sajalah, toh gue bayar sendiri, enggak minta bayarin sama dia.

Pernah juga ada yang mempermasalahkan orang-orang yang suka ke luar negeri tapi makannya di KFC atau MCD, Helllaaaaaaaaw! Kamu, kamu, dan kamu yang suka mempermasalahkan itu sudah pernah piknik menggunakan paspor apa belum? Kalau sudah, pasti kalian suka bingung yekan waktu mau makan? Apalagi untuk kalian yang beragama Islam, pasti bingung di sana makanannya halal atau tidak. Fyi sajalah, KFC dan MCD di Malaysia saja lebih murah dibandingkan di sini.

Guepun pernah punya pengalaman waktu ke Jogja. Gue beli makan malamnya di Indomaret, soalnya di Indomaret kalau sudah jam 8 malam suka ada promo untuk makanan cepat sajinya. Kan lumayan, bisa hemat sedikit dibandingkan harus makan di pinggir jalan, apalagi makan di tengah jalan. Ngeri tertabrak, cong. Sekian. 

Kamu Anak Backpacker? Kok Check-in di Tempat Kongkow Mewah?

Bukan hanya urusan perut, urusan dimana kalian suka kongkow saja suka ada yang nyinyir, lho. Apalagi saat gue bergabung disalah satu komunitas backpacker yang ada di Jakarta. Terkadang ada yang suka bilang "Anak backpacker kok mainnya di GI?" atau "Anak backpacker kok mainnya di Inul Vizta?" YAAAAMPUUUUN CONG, PLEASE, DEH! Memang kalau ke GI haram hukumnya buat orang-orang yang suka backpackeran? Atau gue kalau mau test vocal harus di tempat karaoke yang masih memakai koin, gitu? So last year ceu.

Kamu Anak Backpacker? Kok Ngetripnya Menyewa Bis?

"Kamu mau ngetrip terus menyewa bis? Kamu mau backpackeran atau study tour?" Mungkin itu yang ada dipikian orang-orang nyinyir, ye. Kalau kata gue, sih, biasa saja. Lagian nih, disaat kalian jalan-jalan lebih dari 5 orang, lebih baik menyewa mobil, sih. Atau, kalau kalian ngetripnya hampir 20 orang, lebih baik menyewa bis, kan? Lebih hemat dan lebih gampang ngaturnya dibandingkan kalian harus naik turun angkot, kecuali kalian mau menyewa angkotnya, itu sudah beda cerita.

Lagian, ya, kalian kan backpackeran waktu lagi jalan-jalan doang. Dan sekarang, arti dari backpacker apa, sih? Gue juga kurang tahu pastinya. Hanya karena kalian berpergian dengan harga tiker perjalanan murah lalu kalian bisa melabeli diri dengan backpacker? Yaenggaklah, cong!

Bukannya backpacker itu orang-orang yang pergi berwisata dengan membawa ranselnya? Jadi, bila kalian perginya menggunakan koper, ya bukan backpacker lah. Iya, kan? Iya, kan? Iyain sajalah, biar cepat.

Apapun gaya kalian saat jalan-jalan atau tidak jalan-jalan itu sudah menjadi urusan kalian. Jangkan mengurusi kalian, mengurusi diri sendiri saja gue masih belum bisa, kak. Terpenting, kalau kalian mau backpackeran harus menggunakan uang sendiri, jangan minta sama emak, apalagi sampai ngutang. Dan jangan merusak alam, harus dijaga, nanti Vetty Vera marah kalau Alam sampai disakitin.

Jadi kira-kira kalian mau ngajak aku jalan-jalan kemana, nih? Bisa kirim tawaran kerja sama jalan-jalannya ke okymaulana407@gmail.com kok #ea :P

11 comments:

  1. Sudah pernah jelajah Cirebon, Kuningan dan Majalengka belum? Cobain kalau belum. Soalnya lagi marak tempat wisata baru yang alami banget

    ReplyDelete
  2. Emang ada yg sampe segitunya nyinyir ya? Baru tau. Haha
    Klo buat ak sih, "backpacker" itu bisa dpt tiket perjalanan murah, hotel murah, makan murah, dan kalo bisa dpt gratisan atau sponsor. Xixi
    Sekalipun di hotel mewah, naik kapal pesiar, asal dpt murah krn diskon, voucher, atau traktiran, ya masih backpackeran. Hehe

    ReplyDelete
  3. Jangan merusak alam, harus dijaga, nanti Vetty Vera marah kalau Alam sampai disakitin. (ini yang bikin saya ngakak) hehhe
    salam sehat ya

    ReplyDelete
  4. hehehe baru tahu mas ada backpacker mewah :D
    bukannya backpackeran buat meminimalkan dana waktu jalan-jalan ya :D...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia. Orang2 kan beda2 pendapatnya.

      Delete
  5. Kalau Saya sih ngtrip memperhitungkan budget.
    Semisal rombongan dalam jumlah 5 - 7 orang ya kan misal lebih efisien carter mobil kenapa enggak kan. Kalau itu lebih murah atau ga beda jauh harganya ataupun lebih nyaman kenapa enggak kan. Kadang ada aja yang nyinyir gitu.

    Terus ada juga katanya backpacker tapi kok ikut open trip :D hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhahaha padahal gue lebih suka iku open trip. Murah dan gak mikirin harus ngajak temen, sendiri pun berangkat.

      Delete
  6. Ini postingannya sombong banget ya allah. Nggak sanggup aku nulis kek gini. :(( aku makannya indomie aja. kalo awal bulan telornya dua, kalo akhir bulan nggak pake telor :((((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhhaha angcaaaaat, gue ngakak baca komen lu -_-

      Delete