BOOK REVIEW: Sabtu Bersama Bapak by Adhitya Mulya

 Judul : Sabtu Bersama Bapak
Penerbit : GagasMedia
Penulis : Adhitya Mulya
Harga : Rp. 48.000
Sinopsis
“Hai, Satya! Hai, Cakra!” Sang Bapak melambaikan tangan.
“Ini Bapak.
Iya, benar kok, ini Bapak.
Bapak cuma pindah ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah,
berkat doa Satya dan Cakra.
Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian. Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian.
Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian.
Ingin tetap dapat mengajarkan kalian.
Bapak sudah siapkan.

Ketika kalian punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung ke mana harus mencari jawaban.
I don’t let death take these, away from us.
I don’t give death, a chance.

Bapak ada di sini. Di samping kalian.
Bapak sayang kalian.”
 
Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan… tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.
 
***
Sudah cukup lama melihat novel ini kalau sedang di Toko Buku, ada rasa mau membelinya, tapi lihat dari judulnya... agak malas membaca cerita tentang orang tua. Namun dunia berkata lain, setiap buka timeline sosmed kok banyak yang bilang novel ini bagus. Iya, akhirnya tergugah juga untuk membelinya.

Dari awal, bahkan dari sinopsisnya pun sudah ketebak bahwa novel ini akan bercerita tentang seorang Bapak yang meninggalkan anak-anaknya karena suatu penyakit. Novel yang membuat gue ingin sekali menetaskan air mata setiap membaca perkalimatnya.

Dalam novel ini, guepun banyak belajar bagaimana menjadi seorang Bapak yang baik untuk anak-anak gue nantinya. Dapat pelajaran juga bagaimana cara menjadi seorang anak yang dapat membanggakan Ibunya, dan cara menjadi pasangan yang bisa membahagiakan pasangannya. Memang hebat Adhitya Mulya dalam membuat pembacanya terhanyut dalam setiap bait yang dia buat.
Kabar baiknya, novel ini akan segera difilmkan, lho. Ayo kalian baca dulu novelnya sebelum filmnya tayang di bioskop. Apa kalian tertarik untuk membacanya?

6 comments:

  1. Lho, bahas bukunya segitu aja. Kurang panjang. Hehehe. Untungnya gue udah baca novel ini. Bahkan gue sampe 3 kali menamatkannya. Pokoknya, inspirasi sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaha maaf, kak. Masih belajar ngereview buku, nih. Takut jadi spoiler soalnya.

      Delete
  2. keren emang ini bukunya,,
    gw juga udah beli di awal-awal,,,
    ada banyak quote bagus disana...

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau banyak-banyak takutnya malah jadi spoiler-_-

      Delete